Showing posts with label montessori. Show all posts
Showing posts with label montessori. Show all posts

Baby Play: Rainbow ice Pompoms

By sulthan on Monday, May 9, 2016



Setelah long weekend kemarin kami jalan 4 hari berturut-turut (dan tepar), akhirnya hari Senin ini saya, Zey, dan teteh (asisten baru di rumah) stay at home sedangkan abi Zey pergi ke RS bersama mertua saya untuk menjalani kemoterapi yang ke dua. Sedikit sedih karena selama 2x kemoterapi saya tidak mendampingi suami. Tapi apa dikata, Zey belum apet (dekat) dengan siapa-siapa sedangkan anak kecil tidak boleh ikut masuk ke ruang kemo. Alhasil saya harus cukup puas hanya dengan mendoakan dari rumah dan menyiapkan 'amunisi' untuk dimakan suami sepulang kemoterapi nanti.

Anyway! Berhubung Abi sudah berangkat dari Subuh, jadi saya dan Zey punya waktu banyak di pagi hari untuk bermain bersama. Permainan kali ini saya sebut Rainbow Ice Pompoms. Idenya sih untuk mengakomodir passion Zey yang mana lagi seneng-seneng nya main air dan lagi penasaran-penasarannya sama es batu! Detailnya di bawah ini ya..

Rainbow Ice Pompoms
Alat dan Bahan:
- Cetakan es batu
- Pompom bulu sejumlah lubang cetakan es
- air (untuk membuat es dan untuk mengisi bak)
- bak main (kami baru saja membeli bak ini di IKEA untuk menggantikan bak balon Zey). Bisa juga pakai jolang untuk mandi.
- baskom kecil untuk es batu.
- Aneka sendok, saringan, dan wadah kecil for extra fun!

Jadi.. Malam sebelumnya saya buatlah es batu dengan pompom warna warni di dalamnya untuk kita mainkan hari ini. Besoknya, saya tuangkan air hangat ke dalam bak main dan menyimpan es batu warna warni di dalam baskom. Setelah mengganti 'kostum' Zey, saya bimbing dia untuk masuk ke dalam bak. Game on!


There's so much things to talk about in this play. Berawal dari perbedaan panas dan dingin, padat dan cair, arti meleleh, arti mengalir, menghitung pompom, dll. Dan setelah selesai dengan "pelajarannya", saya biarkan Zey eksplorasi sendiri dengan aneka sendok, saringan, dan wadah kecil sementara saya mengajari ART baru beres-beres (tetep meng-inem. Wkwk). Hasilnya, kurang lebih 1 jam Zey anteng dan fokus exploring. Happy mama happy tot!


Interesting isn't it? So.. You can try to do this with your little one at home because it's really fun and easy to prepare. ;)

PS: tidak perlu minta izin, jika artikel ini dirasa bermanfaat, silakan share. :)
Selengkapnya

Baby Play: Unwrap the Boxes

By sulthan on Sunday, March 27, 2016



Seperti biasa karena suami saya berobat dengan BPJS, setiap jadwal kontrol akan menjadi hari yang panjang untuk kami, karena antriiiii lama..

However, kontrol minggu kemarin terbilang sukses karena kami bisa sampai rumah sebelum ashar. Sampai rumah, Zey dan abinya tidur siang dengan pulasnya. Untunglah! Jadi bisa ngasih saya waktu untuk membuat mainan Zey, setelah sekian lama dia tidak bermain sensory play ala ala pinterest.

Permainan kali ini saya sebut Unwrap the Boxes. Terinspirasi dari kegemaran Zey membuka bungkusan (apapun) akhir-akhir ini. It's so easy and no messy! Karena tidak melibatkan air, pasir, atau benda-benda "berantakan" lainnya.

So here we goes..

Alat & bahan:
- balok-balok alphabet kecil (bisa diganti dengan benda apapun yang ada di rumah)
- kertas lipat warna warni
- selotip & gunting



Cara membuat:
- bungkus balok kayu dengan kertas lipat warna warni
- kumpulkan

Cara bermain:
Biarkan anak berusahaembuka bungkusan satu per satu. Encourage them to finish it all, dan bisa diseling juga dengan belajar berhitung atau mengenal warna.

Zey senang sekali membuka satu per satu bungkusan 'kado' ini. Walaupun isinya sama, tapi dia berhasil tekun membuka sampai bungkusan terakhir. Lumayan.. Bisa ngasih emaknya waktu 20 menitan buat selonjoran. Hehehe..

Selamat mencoba!

Selengkapnya

Baby Play: Rings & Stick

By sulthan on Friday, March 11, 2016


Dua minggu belakangan saya benar-benar disibukkan oleh kegiatan menemani suami saya yang baru saja dioperasi kanker usus besar. Kami pun (lagi-lagi) pindah tempat dan tinggal di apartemen di dekat RSPAD supaya saya bisa tetap menemani suami dan dan mengurus Zeya, karena tidak mungkin membawa Zeya ke rumah sakit setiap hari.

Konsekuensinya, tempat baru, adaptasi lagi, berantakan lagi lah jadwal Zeya. Apalagi karena saya lebih sering menghabiskan waktu di rumah sakit (dia tinggal di apartemen dengan neneknya), waktu bermain kami berdua menjadi sangat berkurang. Saya sampai galau dan menulis post ini. Akhirnya, saya selalu berusaha make it up dengan meluangkan waktu untuk curi-curi bermain di kegiatan rutin harian saya. Contohnya saat mandi.

Berhubung saya mengurus Zeya tanpa pengasuh, saya pun terbiasa untuk mandi bersama dia. Selain hemat waktu, mandi bersama juga bisa menjadi ajang bonding kami. Selama tinggal di apartemen ini, saya harus menjadi lebih kreatif supaya kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kami berdua; bonding time, Zeya's skill development,  and my own sanity (please!). Hehe.

Nah.. Salah satu permainan yang sering kami lakukan saat mandi akhir-akhir ini adalah permainan Rings & Stick ini. Kebetulan apartemen yang saya tinggali sangat dekat ke Plaza Atrium Senen, sehingga saya bisa membeli gelang-gelang plastik untuk kegiatan ini. Jadi.. Permainannya seperti ini:

Alat:
- 1 buah ember (diisi air)
- gelang-gelang plastik (bisa diganti karet gelang juga)
- 1 buah sumpit (atau 2, untuk emaknya satu)
- 1 buah mangkok plastik (atau gayung) untuk menampung hasil tangkapan

Cara bermain:
- masukkan gelang-gelang plastik ke dalam ember berisi air, aduk air untuk menciptakan pusaran
- bimbing anak untuk mengaitkan gelang pada sumpit
- taruh gelang yang berhasil ditangkap ke dalam mangkuk plastik
- dorong anak untuk menyelesaikan tugasnya sampai akhir

Menurut pengamatan saya, permainan ini bagus untuk melatih hand-eye coordination, patience, nad persistence. Well of course Zeya is not perfect, terkadang dia lost interest di tengah-tengah permainan. But it's alright! Always praise her effort and we can always try again later. And most of all, have fun! ;)
Selengkapnya

Baby Play: Penne Necklace

By sulthan on Wednesday, December 2, 2015



Waktu Zey masih belum bisa berjalan dan maunya ditemani terus, saya berpikir "pasti kalau Zey sudah bisa jalan dan bisa anteng sendiri, saya punya lebih banyak waktu untuk menulis blog"

I've never been so wrong, saudara-saudara..

Ternyata Zey tumbuh menjadi anak super lincah, aktif dan penuh dengan rasa ingin tahu. Membuat saya senantiasa harus keeping eyes on her. Yang terjadi adalah waktu bebas saya dalam sehari hanya ada dalam rentang pukul 9-12 malam. Itu pun harus dibagi-bagi antara pekerjaan rumah, bisnis baju menyusui saya (www.nyonyanursingwear.com), dan mengurus suami. Alhasil, menulis blog menjadi nomor kesekian dalam daftar prioritas saya.

But anyway! I'll try my best to keep up because writing blog has a calming effect for me. It's just like chocolate. Hehehe..

Okay, jadi ceritanya suatu hari kami akan pergi playdate ke COEX Aquarium. Seperti biasa, jika akan bepergian, persiapan rempong. Mulai dari perbekalan makanan, popok, sampai mini books. Di hari itu, Zey juga sedang rungsing, dia tidak mau membiarkan saya jauh dari dia. Tring! Tiba-tiba muncul ide untuk membuat dia anteng sejenak main bersama abinya.

Saya pun menyiapkan perlengkapan membuat kalung dari penne ini. Persiapan less than 5 minutes dan bisa membuat Zey anteng selama kurang lebih 45 menit bersama abinya sementara saya bersiap-siap dan membereskan rumah. Pheeeww..! (The perks of living abroad tanpa ART. Heuheu..)

Dan inilah alat dan bahan untuk kegiatan 'prakarya balita' ini:

Alat dan Bahan:
1. Penne warna-warni (bisa beli langsung atau diwarnai sendiri dengan vinegar dan pewarna makanan jika ada waktu. No time? Penne polosan pun jadi)
2. Stik kecil (bisa dari tusuk gigi yang dipotong ujungnya atau batang cotton buds)
3. Benang wool atau benang kasur
4. Selotip

Cara:
1. Kumpulkan penne dalam wadah, sisihkan
2. Talikan benang wool pada stik kecil, rekatkan dengan selotip. Kunci ujung benang satunya dengan selotip.
TARAAAA!! Jadi deh..

Untuk balita seumur Zey waktu itu (14 bulan), memasukkan penne ke batang sendiri bisa jadi hal yang bikin frustasi (karena penne yang sudah masuk tidak langsung 'ngegelosor' ke ujung benang), jadi bisa juga batang dipegangi oleh orang tua dan si anak memasukkan penne ke ujung batang. Great bonding time for toddler & parents too! Selamat bermain!



Selengkapnya

Baby Play: Alphabet Jelly

By sulthan on Saturday, November 14, 2015



So..
Pada saat ini di Seoul sudah memasuki musim gugur alias autumn, dan suhu serta curah hujannya naik-turun. Some nights we feel okay, but then it dropped to -1, who knows..
One day, it was raining outside plus I had to launch NNW new collection, so it means no going out for that day. As an active toddler, Zeya tentunya tidak bisa begitu saja anteng di rumah tanpa difasilitasi sesuatu yang 'menantang' rasa ingin tahunya yang besar. Akhirnya, setelah browsing-browsing di pinterest, saya menemukan ide untuk bermain jelly ini.

Permainan jelly ini bertujuan untuk mengenalkan tekstur kepada zey. Selain itu melatih otot-otot jarinya dengan meremas-remas jelly, dan melatih ketekunannya karena dalam permainan ini, Zey harus mengeluarkan huruf plastik yang sengaja saya sempilkan di tengah jelly.

Lalu bagaimana cara membuatnya? Mudah sekali!
1. Siapkan satu bungkus jelly warna apa saja. Saya memilih warna primer (merah, kuning, atau biru) supaya saya bisa mencampurnya dengan pewarna makanan untuk menghasilkan warna lain. Lebih hemat karena tidak perlu 'buang' berbungkus-bungkus jelly.
2. Panaskan jelly dengan komposisi air 1,5x lipat dari yang seharusnya. Jika di bungkus jelly dikatakan air 500ml, maka untuk membuat adonan ini saya menggunakan 750ml air.
3. Tarus jelly ke beberapa tempat berbeda dan beri pewarna sesuai selera. Diamkan sebentar.
4. Taruh huruf plastik (bisa diganti mainan lainnya) dalam wadah/loyang. Setelah jelly agak dingin, tuang ke dalam loyang.
5. Biarkan dingin sebelum diberikan kepada si kecil.

Tadaaaa...!! Hasilnya? Lumayan lah. It could engaged Zey for half an hour. Gak bisa lebih dari itu karena ternyata Zey agak jijik dan geli sama jelly nya. Namun demikian, hal tersebut tidak mematahkan semangat dia untuk bisa mengambil huruf-huruf tersebut. Well done Zey!



Selengkapnya

"what is internet in hindi" || internet kya hai (in hindi)

What is internet in hindi ||history of internet in hindi "What is internet in hindi", today we all are trying to know about what i...