Showing posts with label Earth Diary. Show all posts
Showing posts with label Earth Diary. Show all posts

Mengenalkan Isu Carbon Sejak Dini

By sulthan on Wednesday, March 6, 2013

Kenapa harus carbon sih? What's wrong with carbon? Kenapa tahu tentang isu carbon begitu penting? Kenapa banyak banget kata-kata terkait carbon? Apa itu carbon footprint? Carbon Accounting? Carbon Tax? Carbon Trading? Carbon Offsetting? Carbon Audit? Carbon.. Carbon dimana mana!

Kenapa?
Jawaban simplenya adalah karena sebagian besar dari substansi (bahkan tubuh kita) terbentuk oleh gugusan karbon. Carbon ini tersimpan dimana-mana di seantero planet. Bahkan di dalam tanah atau laut dalam selama ribuan tahun (dalam bentuk batu bara, minyak bumi, gas alam), atau tanah permafrost, dan di atmosphere.

Secara natural, Carbon di alam berubah-rubah bentuk oleh proses alam (misal pernafasan) ataupun oleh kegiatan manusia, berkendaraan, membakar sampah, bahkan menebang hutan. Alam mempunyai kemampuan untuk menetralisir carbon buangan tersebut (yang paling umum adalah Carbon Dioxide atau CO2). Atmosphere dan lautan secara alami menyerap kelebihan gas-gas tersebut.

Namun!! Pesatnya perkembangan dan aktivitas manusia telah menghasilkan kelebihan gas-gas carbon (yang populer dengan sebutan greenhouse gases) secara cepat dan banyak, melebihi kemampuan natural alam untuk menetralisirnya.

Akibatnya apa? Efek rumah kaca dan global warming yang berujung pada perubahan opla iklim global, menurunnya kemampuan adaptasi beberapa species, banjir, dan kekeringan. And the list go on.. Kalau mau dibahas disini bisa panjang banget! hehe.. Jadi nanti saya akan bikin post lain yang membahas khusus tentang ini.

Nah, kembali ke mengenalkan isu carbon pada anak, salah satu cara yang menarik untuk dilakukan adalah melalui story telling/cerita dan analogi. Seperti yang ditunjukkan pada video di bawah ini (sudah saya kasih subtitle bahasa Indonesia). Feel free to share if you care! :)



Selengkapnya

Planet Biru, Lautan Biru, Langit Biru, dan.. Ekonomi Biru

By sulthan on Wednesday, September 5, 2012

Waktu saya bikin post tentang gimana caranya milih jurusan untuk kuliah S2 disini, saya mention sedikit tentang pentingnya memilih bidang ilmu yang mengikuti trend global. Bukan berarti satu bidang ilmu itu lebih baik dari yang lainnya, tapi coba lihat apa yang terjadi di dunia nyata secara global..

Contohnya seperti video yang saya post di bawah ini. Video ini bercerita tentang konsep ekonomi yang masih sangat baru. SANGAT BARU. Namanya the Blue Economy, atau ekonomi biru. Konsep ini diangkat untuk menyempurnakan the Green Economy yang sudah lebih dulu terkenal, namun disinyalir gak bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat.

Blue Economy ini dicetuskan oleh pengusaha asal Jerman, Gunter Pauli pada tahun 2009 (see, masih baru banget! Baru 3 tahun, kalo bayi mah lagi lucu-lucunya. hehe). Prinsip utamanya adalah memanfaatkan yang ada (sumber daya) semaksimal mungkin. Selama bertahun-tahun, pola kehidupan manusia didominasi sama ambil - produksi - konsumsi - buang..
Nah, konsep ini, bermaksud untuk mengubah proses itu jadi lebih cyclical alias balik lagi ke awal, jadi gimana caranya supaya waste (sampah, sisa) yang muncul sesedikit mungkin.

Lucunya, siapa kunci utama dari Blue Economy? Pengusaha! Yes! That's right.. Buat yang mau jadi pengusaha, jadilah pengusaha yang bertanggung jawab sama lingkungan dan sosial juga, just like mentioned in this video below.. Enjoy! ;)


NB: Video nya punya Simpleshow dan Gunter Pauli. Saya hanya bantu nambahin subtitle Indonesian aja supaya lebih gampang dipahami sama kita semua.. :)

Love,
Tan
Selengkapnya

Kenalan sama Kartika, Kembali, dan Sakti

By sulthan on Sunday, April 29, 2012

Teman-teman.. Kenalan yuk sama Kartika, Kembali, dan Sakti. Mereka 3 anak harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang ada di Taronga Zoo, Sydney, Australia. Saya main-main ke Taronga Zoo itu sekitar dua bulan yang lalu dan senang sekali rasanya ada hewan langka asli Indonesia yang born overseas. Gaya bgt yah! hehehe.. Sayangnya waktu itu anak-anak harimaunya lagi bobo siang, jadi gak bisa liat mereka lari-larian kaya di video ini deh..


Anyway, pada tau kan kalo harimau sumatera yang ada di alam bebas sekarang udah tinggal kurang dari 400 ekor di seluruh dunia? Artinya sangat sangat langka. Penyebabnya? :( deforestasi atau penebangan hutan, temans.. Apalagi? Mereka kehilangan habitatnya, digantikan sama industri perkebunan, dan pohon-pohonnya dijadikan bahan baku untuk pulp and paper company. Huaaa.. Sayang sekali yanh kalo sampe anak-cucu kita gak bisa tau dan lihat langsung yang namanya Harimau Sumatera.

Oleh-oleh dari taronga Zoo.. :)

Love,
B


Selengkapnya

"what is internet in hindi" || internet kya hai (in hindi)

What is internet in hindi ||history of internet in hindi "What is internet in hindi", today we all are trying to know about what i...